JATIMTIMES - Jumlah korban gempa magnitudo 7,7 SR yang melanda Myanmar dan Thailand terus bertambah. Update terbaru hingga Sabtu (29/3/2025) dini hari jumlah korban, setidaknya 153 orang meninggal di dua negara bertetangga itu.
Sebanyak 144 orang meninggal di Negara Myanmar sesuai laporan Junta Militer, sementara sebanyak 9 orang meninggal di Bangkok, Thailand. Pemimpin Junta Militer Myanmar, Min Aung Hlaing, menyebutkan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Myanmar, Jumat, bertambah jadi 144 sementara sedikitnya 732 orang terluka.
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, Ada Yang Dirayakan sampai 3 Hari
“Peningkatan jumlah kematian dan jumlah korban luka diperkirakan masih akan terjadi. Bangunan-bangun runtuh di banyak tempat, jadi kami masih melakukan operasi penyelamatan di gedung-gedung ini,” kata Min Aung Hlaing dalam pidatonya kepada rakyat Myanmar, Jumat (28/3) malam.
Dia menambahkan, Myanmar akan berterima kasih atas bantuan dari negara mana pun menyusul dampak gempa kuat yang melanda negara ini.
Korban Meninggal di Bangkok
Sementara di Bangkok setidaknya sembilan orang tewas akibat gempa bumi pada Jumat (28/3). Wakil Gubernur Bangkok Tavida Kamolvej mengonfirmasi jumlah itu dan memperkirakan terus bertambah.
Tavida Kamolvej, seperti diberitakan Reuters, mengungkapkan delapan orang tewas ketika bangunan yang sedang dibangun runtuh, sedangkan satu orang kesembilan tewas di lokasi yang berbeda.
Baca Juga : 15 Jurusan UGM dengan Persaingan Rendah di SNBT 2025, Peluang Lolos Lebih Besar
Sementara itu, AFP memberitakan sekitar 100 petugas penyelamat masih berkumpul di tempat kejadian untuk mencari korban selamat pada Jumat malam. Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Myanmar bagian tengah pada Jumat. Getaran gempa juga terasa hingga ke negara tetangga Thailand dan China.
Junta, yang mengambil alih pemerintahan sipil di Myanmar pada 2021, telah mengumumkan keadaan darurat sebagai tanggapan atas bencana tersebut. Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), terjadi gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo setelah 12 menit gempa pertama. Gempa itu terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer, dengan guncangan kuat di dekat Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar.
