Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Kemarau Bikin Nyamuk Makin Mengganggu? 7 Tanaman Ini Bisa Jadi Pengusir Alami

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

08 - Aug - 2026, 19:05

Placeholder
Ilustrasi banyak nyamuk. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Musim kemarau tidak hanya membuat udara terasa lebih panas dan kering. Pada kondisi tertentu, nyamuk juga masih bisa menjadi salah satu serangga yang mengganggu aktivitas di rumah.

Keberadaan nyamuk tentu tidak boleh dianggap sepele. Selain membuat kulit gatal akibat gigitan, nyamuk juga dapat menjadi pembawa sejumlah penyakit.

Baca Juga : 16 Makanan Terbau di Dunia Versi TasteAtlas 2026, Durian dan Petai Indonesia Masuk Daftar

Menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan genangan air, dan rutin menguras tempat penampungan air tetap menjadi langkah utama untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan sebagai pelengkap, salah satunya dengan menanam tanaman yang memiliki aroma kuat dan cenderung tidak disukai serangga.

Beberapa tanaman bahkan cukup mudah dirawat dan bisa ditanam menggunakan pot di teras maupun halaman rumah.

Lantas, apa saja tanaman yang bisa membantu mengusir nyamuk?

1. Kemangi

Kemangi selama ini lebih sering dikenal sebagai lalapan pendamping makanan. Di balik aromanya yang khas, tanaman ini juga dapat membantu menjauhkan sejumlah serangga, termasuk nyamuk dan lalat.

Menurut Garden Design, kemangi menyukai kondisi lembap, tetapi tetap membutuhkan media tanam dengan drainase yang baik. Tanaman ini juga memerlukan paparan sinar matahari yang cukup.

Karena itu, jika ingin menanam kemangi di dalam pot, letakkan di area yang mendapatkan cahaya matahari dan pastikan air tidak menggenang.

2. Rosemary

Rosemary memiliki aroma khas yang cukup kuat. Tanaman herbal ini dapat membantu mengusir nyamuk sekaligus beberapa jenis serangga yang dapat mengganggu tanaman.

Rosemary juga termasuk tanaman yang cocok tumbuh pada kondisi panas dan kering. Perawatannya dapat dilakukan di dalam pot sehingga tidak membutuhkan halaman yang luas.

Selain sebagai tanaman pengusir serangga, rosemary juga bisa dimanfaatkan sebagai penghias halaman rumah.

3. Mint

Tanaman mint mempunyai aroma segar yang cukup kuat. Aroma tersebut membuatnya dapat dimanfaatkan untuk membantu mengusir nyamuk, lalat, hingga semut.

Mint bisa ditanam di dalam pot dan diletakkan di teras atau dekat area rumah yang sering digunakan untuk bersantai.

Daunnya juga dapat dikeringkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan pengusir serangga. Sementara untuk kebutuhan dapur, daun mint bisa ditambahkan ke teh atau minuman dingin.

4. Sage atau Daun Bijak

Sage yang juga dikenal sebagai daun bijak termasuk tanaman aromatik yang dapat membantu mengusir serangga, termasuk nyamuk.

Mengeringkan daun sage kemudian membakarnya menjadi salah satu cara yang digunakan untuk menghasilkan aroma lebih kuat. Selain itu, daun yang sudah dikeringkan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan semprotan antiserangga.

Jika menggunakan metode pembakaran, pastikan dilakukan dengan hati-hati di tempat yang aman dan memiliki sirkulasi udara baik.

Baca Juga : Sering Pakai Blush On tapi Wajah Malah Kusam? Ternyata Ini Penyebabnya

5. Lemon Balm atau Daun Madu Limau

Lemon balm atau daun madu limau masih termasuk keluarga mint. Tanaman ini memiliki aroma khas jeruk yang berasal dari minyak alami di dalamnya.

Mengutip The Spruce, aroma lemon balm dapat membantu mengusir nyamuk. Tanaman ini juga bisa tumbuh di kondisi cuaca panas maupun dingin selama mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Lemon balm membutuhkan tanah dengan drainase yang baik. Tanaman ini juga cocok ditanam dalam pot sehingga lebih mudah ditempatkan di sekitar rumah.

6. Serai Wangi

Serai wangi menjadi salah satu tanaman yang cukup populer sebagai pengusir nyamuk alami. Aroma khasnya berasal dari senyawa yang dapat mengganggu kemampuan nyamuk dalam mendeteksi keberadaan manusia.

Tanaman ini dapat ditanam langsung di halaman atau menggunakan pot. Serai wangi membutuhkan sinar matahari penuh atau sebagian serta media tanam yang memiliki drainase baik.

Penyiraman juga tetap perlu diperhatikan, terutama ketika musim kemarau membuat kondisi tanah lebih cepat kering.

7. Peppermint

Peppermint masih satu kelompok dengan tanaman mint dan mempunyai aroma yang lebih kuat serta menyegarkan.

Menurut Southern Living, aroma peppermint yang kuat dapat membantu membuat nyamuk menjauh. Tanaman ini bisa ditanam dalam pot dan diletakkan di area sekitar rumah.

Selain dimanfaatkan untuk membantu mengusir serangga, peppermint juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan makanan dan minuman.

Namun, peppermint dikenal mudah tumbuh dan menyebar. Karena itu, menanamnya di dalam pot bisa menjadi pilihan agar pertumbuhannya lebih mudah dikendalikan.

Menanam tanaman beraroma kuat bisa menjadi salah satu cara tambahan untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk di rumah. Meski begitu, langkah tersebut sebaiknya tidak menggantikan upaya utama untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

Pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah. Tempat penampungan air juga perlu dikuras secara rutin, sementara lingkungan rumah sebaiknya tetap dijaga agar bersih dan tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Dengan perawatan tanaman yang tepat dan lingkungan yang bersih, rumah bisa terasa lebih nyaman meski musim kemarau sedang berlangsung.


Topik

Kesehatan kemarau nyamuk tanaman pengusir nyamuk cara usir nyamuk



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan