Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Piodolan Pura Jagatnata Situbondo Berlangsung Khidmat, Bupati dan Forkopimda Hadir Dukung Toleransi

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Dede Nana

02 - May - 2026, 07:31

Placeholder
Forkopimda Kabupaten Situbondo saat menghadiri acara silaturahmi sekaligus Upacara Piodolan Pura Jagatnata ke 20, Jumat (1/5/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Upacara Piodolan Pura Jagatnata yang diikuti umat Hindu se-Kabupaten Situbondo, Jumat (1/5/2026) malam. Kegiatan ini digelar di Pura Jagatnata Situbondo yang berlokasi di Perum Panorama Indah, Desa Sumberkolak, dan menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan lintas umat beragama.

Upacara piodolan kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-20 Pura Jagatnata. Pura tersebut diketahui berdiri sejak tahun 2006 dan hingga kini menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Hindu di Situbondo.

Baca Juga : Hari Pendidikan Nasional dan Janji yang Belum Tuntas

Jero Mangku Pura Jagatnata, I Wayan Karba, menjelaskan bahwa upacara piodolan dilaksanakan secara rutin setiap satu tahun sekali, tepatnya saat Bulan Purnama. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur umat Hindu sekaligus sarana meningkatkan spiritualitas dan kebersamaan.

"Piodolan ini bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momen memperkuat persaudaraan antarumat, khususnya umat Hindu di Situbondo," ujar I Wayan Karba.

Ia juga merasa sangat senang dengan kehadiran Forkopimda, utamanya Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Kapolres dan Dandim 0823/Situbondo serta Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah.

"Kami merasa dirangkul, bupati kan seperti bapak kami, sebagaimana anak kalau dikunjungi bapaknya kan senang sekali, kami merasa diayomi," ungkap I Wayan Karba.

Tidak hanya itu, I Wayan Karba juga menyampaikan bahwa total Umat Hindu kabupaten Situbondo yang beribadah di Pura Jagatnata sebanyak kurang lebih 50 KK.

Kehadiran Bupati Situbondo bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat ini menjadi simbol dukungan nyata terhadap keberagaman dan toleransi di wilayah Situbondo.

Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio menyampaikan bahwa dirinya sangat menyukai keberagaman yang ada di tengah masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keharmonisan antar umat beragama.

"Tidak ada alasan kami tidak menerima kawan-kawan Hindu. Selama saya dan Mbak Ulfi menjadi Bupati dan Wakil Bupati, kami sangat bangga dan terbuka dengan saudara-saudara kita yang beragama Hindu," ungkapnya.

Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang ada. Ia menekankan bahwa seluruh masyarakat hidup di dunia yang sama dan berada di bawah matahari yang sama, sehingga penting untuk saling menghormati.

"Kita sudah terbiasa dengan moderat, dengan kehidupan yang sangat multikulturalisme. Kita siap bergandengan tangan dengan siapapun dibawah NKRI," tegasnya.

Baca Juga : ASBII Gelar Aksi Sosial Hari Buruh 2026: Bagikan Sembako ke Ojol, Bentuk Serikat Pekerja Pemetik Kopi dan Teh

Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah atau Mbak Ulfi menyampaikan apresiasi kepada umat Hindu yang selama ini telah berkontribusi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.

"Terima kasih sudah berjibaku dan bekerja sama dengan Pemkab Situbondo untuk mewujudkan Situbondo Naik Kelas. Semoga kebersamaan ini bisa terus terjalin," ujarnya.

Ia juga mengaku bangga bisa hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi bentuk nyata dukungan terhadap keberagaman budaya dan agama di Situbondo.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian dalam kesempatan itu turut menyampaikan pesan kebersamaan dan kesetaraan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak merasa sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan.

"Jangan merasa sendiri, karena kita semua setara didalam bingkai NKRI, Jika membutuhkan bantuan, silakan berkomunikasi dengan Babinsa di wilayah masing-masing," tegasnya.

Senada dengan itu, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie juga menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi pihak kepolisian jika membutuhkan bantuan.

"Keamanan dan kenyamanan umat hindu dalam beribadah adalah tanggungjawab kita bersama. Kami Polres Situbondo siap untuk menjamin kenyamanan beribadah umat Hindu di Situbondo. Jika ada sesuatu, bisa langsung menghubungi call center Polri di 110 atau anggota terdekat," kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan semakin kuat di tengah masyarakat Situbondo. Upacara piodolan tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol harmonisasi dalam keberagaman yang terus dijaga bersama.


Topik

Peristiwa bupati situbondo piodolan pura jagatnata hindu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa