Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Punya Modal Kuantitas, Anik Maslachah Ajak Lembaga Pendidikan NU Tingkatan Daya Saing

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

26 - Apr - 2026, 16:27

Placeholder
Ketua Komisi B DPRD Jatim Anik Maslachah dalam sebuah kegiatan di Sidoarjo. (Ist)

JATIMTIMES – Ketidakpastian geopolitik global yang tengah mengguncang dunia menjadi alarm keras bagi Nahdlatul Ulama (NU) untuk segera melakukan reorientasi gerakan. Ketua Komisi B DPRD Jatim Anik Maslachah mengajak lembaga pendidikan NU mendongkrak daya saing melalui peningkatan kualitas.

Menurut Anik, NU sudah punya modal kuantitas. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci utama agar NU tidak hanya menang secara kuantitas, tetapi juga disegani di kancah internasional.

Baca Juga : 100 SMA Terbaik di Indonesia, Dua dari Malang 

Pesan kuat ini disampaikan legislator asal Dapil II Sidoarjo tersebut di sela-sela kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Kantor MWCNU Sukodono, Sidoarjo, Minggu (26/4/2026).

“NU jangan hanya besar secara jumlah, tapi harus disegani dunia. Kuncinya ada di kesiapan SDM. Jika 55 persen penduduk Indonesia yang berafiliasi ke NU ini kompetitif, maka NU bicara apa saja pasti akan dipercaya,” tegas Anik Maslachah.

Anik menyoroti pergeseran peta ekonomi dunia yang mulai melirik potensi jalur transportasi laut dan udara Indonesia sebagai titik strategis. Menurutnya, peran NU di masa depan sangat bergantung pada kualitas lulusan yang dicetak melalui lembaga pendidikan di bawah naungan jam'iyyah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Ia memberikan apresiasi khusus terhadap peran Muslimat NU yang mengelola TK serta Ma'arif yang konsisten menjaga madrasah. Namun, ia mengingatkan agar lembaga-lembaga ini tidak cepat berpuas diri dalam meningkatkan standar kelulusan.

“Saya sangat mengapresiasi Muslimat NU yang sudah punya TK dan NU yang mengelola madrasah. Lembaga pendidikan ini harus terus diperkuat supaya daya saingnya tinggi. Kita harus mengantisipasi pergeseran ekonomi dunia lewat jalur-jalur strategis tersebut,” jelas politisi senior PKB ini.

Anik juga memberikan peringatan keras kepada para kader agar tidak terjebak dalam arus pragmatisme maupun perebutan kuasa material yang bersifat sesaat. Ia mengajak seluruh elemen organisasi untuk kembali ke akar perjuangan, yakni Ruhul Jihad dengan meneguhkan nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga : 10 Negara Eropa yang Masih Sepi Turis tapi Punya Pemandangan Juara

“Gerakan NU harus kembali menata nilai dasar. Kader jangan terjebak pragmatisme dan perebutan kuasa material. Ruhul Jihad kita adalah penetapan dan penataan nilai-nilai Islam Aswaja agar kita bisa merespons geopolitik secara strategis, cerdas, dan taktis,” tambah Anik.

Dalam kesempatan tersebut, MWCNU Sukodono mendapatkan apresiasi khusus karena berhasil masuk dalam Klaster A di Sidoarjo. Prestasi ini diraih berkat kedisiplinan dalam tertib administrasi, soliditas badan otonom (banom), serta aktivitas keagamaan yang terus hidup secara konsisten.

Ke depan, Anik berharap NU tetap memberikan dampak nyata bagi umat dan bangsa di tengah perubahan zaman yang serba cepat. “Jangan sampai NU hanya kuantitas besar tapi mlempem. Semoga Allah beri ridho agar NU tetap dipercaya masyarakat Indonesia dan global,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan DPRD Jatim Anik Maslachah pendidikan NU



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan