Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran dan Ganti Rezim, Bagikan Hasil Serangan

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

03 - Apr - 2026, 13:10

Placeholder
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto @realdonaldtrump)

JATIMTIMES - Ketegangan antara Donald Trump dan Iran kembali memanas. Sikap Presiden Amerika Serikat itu kini menjadi sorotan setelah dinilai berbalik arah dari sempat membuka peluang mengakhiri perang, menjadi melontarkan ancaman serangan lanjutan.

Beberapa waktu lalu, Trump sempat menyampaikan bahwa konflik dengan Iran dapat segera diakhiri dalam waktu singkat, bahkan tanpa perlu proses kesepakatan yang panjang. Pernyataan itu sempat memunculkan harapan bahwa ketegangan akan mereda.

Baca Juga : Ukur Celana Tanpa Fitting Room, Cukup Pakai Rentang Tangan dan Lingkar Leher

Namun, arah kebijakan tersebut kini terlihat berubah. Dilansir Al Jazeera pada Jumat (3/4/2026), Trump justru menegaskan bahwa militer AS belum sepenuhnya mengerahkan kekuatannya dan masih memiliki banyak target yang belum dihancurkan. “Militer kita, yang terhebat dan terkuat di dunia, bahkan belum mulai menghancurkan apa yang tersisa di Iran. Selanjutnya jembatan, lalu pembangkit listrik,” ujar Trump.

Pernyataan ini memperlihatkan pendekatan yang kontras. Di satu sisi, Trump sempat berbicara soal mengakhiri perang dengan cepat. Namun di sisi lain, ia tetap menekankan tekanan militer sebagai alat utama untuk memaksa Iran menuju kesepakatan.

Tak hanya itu, Trump juga kembali mendorong pergantian rezim di Iran. Ia menilai kepemimpinan baru diperlukan agar situasi bisa berubah dengan cepat sesuai arah yang diinginkan. “Kepemimpinan rezim baru akan tahu apa yang harus dilakukan, dan itu harus dilakukan dengan cepat,” tegasnya.

Sebelumnya, serangan militer AS dilaporkan telah menyasar salah satu infrastruktur penting di Iran. Berdasarkan laporan Agence France-Presse (AFP), target serangan adalah jembatan B1 di Karaj, yang dikenal sebagai salah satu jembatan tertinggi di kawasan Timur Tengah.

Jembatan tersebut berada sekitar 35 kilometer di barat daya Teheran. Trump bahkan membagikan video yang memperlihatkan asap tebal membumbung dari lokasi serangan melalui media sosialnya.

Baca Juga : Warisan Intelektual Persia di Tengah Sorotan Konflik Global

Dalam pernyataan lanjutan, Trump memperingatkan bahwa kehancuran akan terus berlanjut jika Iran tidak segera bersedia duduk di meja perundingan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima pekan tersebut.

“Jembatan terbesar di Iran runtuh dan tidak akan pernah bisa digunakan lagi dan masih banyak lagi yang akan menyusul. Sudah waktunya Iran membuat kesepakatan sebelum semuanya terlambat,” ujarnya.

Perubahan sikap ini menunjukkan bahwa meski sempat membuka peluang mengakhiri perang, pendekatan yang diambil Trump tetap didominasi tekanan militer. Kondisi ini membuat prospek perdamaian masih penuh ketidakpastian, bahkan berisiko memperluas eskalasi konflik di kawasan.


Topik

Internasional donald trump iran serangan irang perang maerika-iran perang israel-iran



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya