JATIMTIMES – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, S.Pd., MH, yang akrab disapa Panglima Nurhadi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan sekaligus mengawasi pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditegaskan Nurhadi guna memastikan program tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara "Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI" yang berlangsung di Gedung Serba Guna Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Senin (09/03). Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos, dan Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono.
Baca Juga : Graha Bangunan Blitar Lengkapi Lini Atap DR.SHIELD dengan Beragam Aksesoris
Nurhadi menekankan bahwa MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan upaya strategis negara dalam melakukan pemerataan gizi nasional. Ia menceritakan momen menyentuh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sebuah SMP di Kediri.
"Saya melihat siswa kelas 2 SMP menangis saat makan. Ternyata, seumur hidupnya ia baru pertama kali merasakan buah anggur. Ini adalah bukti nyata bahwa program ini memberikan akses gizi yang selama ini sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat kita," ungkap Nurhadi.
Menanggapi aspirasi warga terkait adanya menu yang dinilai kurang layak atau harga yang di bawah standar, Nurhadi mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menyoroti pentingnya perbaikan kualitas, terutama menjelang bulan Ramadhan tahun depan.
"Juklak, juknis, dan SOP untuk pengelola dapur harus diperjelas. Kita ingin kualitas makanan di lapangan selaras dengan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah. Jangan sampai ada ketimpangan persepsi di masyarakat," tegasnya.
Politisi yang dikenal gemar blusukan ini mengimbau masyarakat dan rekan media untuk tidak takut melaporkan temuan makanan yang tidak layak atau basi. Namun, ia juga mengingatkan agar bijak dalam menggunakan media sosial agar tetap berbasis fakta.
Baca Juga : Batu Terancam 'Lumpuh' Saat Lebaran? Minimnya Jalan Nasional Disorot di Tengah Serbuan 1,7 Juta Kendaraan
"Jangan takut! Jika ada makanan tidak layak, laporkan. Fakta di lapangan akan membantu BGN memberikan sanksi tegas kepada pengelola dapur yang nakal," tambahnya.
Dukungan senada datang dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos, yang menilai sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat memahami detail program dan kanal pengaduan jika terjadi kendala. Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono, juga mengajak konstituennya untuk aktif mendukung kelancaran program ini demi kesehatan generasi mendatang.
