JATIMTIMES - Kasus campak kembali menjadi perhatian di Indonesia pada awal tahun 2026. Penyakit yang mudah menular ini dilaporkan mengalami peningkatan, terutama pada anak-anak.
Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, sepanjang Januari hingga Februari 2026 terdapat 8.810 kasus suspek campak di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 572 kasus telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, sementara lima anak dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
Baca Juga : Viral Artis China Zhang Jingyi Bawa Tas Kresek Seharga Rp30 juta di Karpet Merah, Ternyata Ini Faktanya
Meningkatnya kasus campak ini membuat banyak orang tua, terutama para ibu yang memiliki bayi dan balita, merasa khawatir. Kekhawatiran tersebut semakin terasa menjelang Hari Raya Idul Fitri karena tradisi halalbihalal biasanya membuat bayi bertemu banyak orang.
Karena itulah, sejumlah orang tua mulai melakukan berbagai cara untuk melindungi anak mereka. Salah satunya dengan membuat stiker imbauan agar orang lain tidak mencium bayi, yang kemudian ditempel di baju bayi atau kereta dorong.
Belakangan, tren ini juga ramai dibagikan di media sosial TikTok, di mana para ibu menunjukkan cara membuat stiker lucu bertuliskan larangan mencium bayi menggunakan ChatGPT.
Cara Membuat Stiker “Jangan Cium Bayi” di ChatGPT
Dihimpun dari akun TikTok @mamaechababyfathan, berikut langkah-langkah membuat stiker imbauan agar tidak mencium bayi menggunakan ChatGPT:
1. Buka aplikasi ChatGPT di ponsel atau perangkat Anda.
2. Tekan ikon "+" untuk menambahkan gambar.
3. Unggah foto bayi yang ingin dijadikan stiker.
4. Setelah foto terunggah, tuliskan prompt atau perintah edit untuk membuat desain stiker sesuai keinginan.
Dengan prompt yang tepat, ChatGPT dapat membantu mengubah foto bayi menjadi stiker lucu yang berisi pesan imbauan agar orang lain tidak mencium bayi.
Contoh Prompt Membuat Stiker “Jangan Cium Bayi”
Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan untuk membuat desain stiker:
Contoh Prompt 1
Baca Juga : Ramalan Zodiak 9 Maret 2026: Sagitarius Dapat Keuntungan Investasi, Pisces Banjir Rezeki
“Tolong buatkan stiker berbentuk bulat dengan aksen lucu yang cocok untuk bayi. Tambahkan stiker dilarang mencium, stiker virus. Di bagian atas tuliskan ‘Mohon maaf om dan tante’, kemudian di bagian bawah tuliskan ‘Jangan cium (nama bayi) dulu ya, biar (nama bayi) tetap sehat dan terhindar dari campak.’”
Contoh Prompt 2
“Tolong buatkan stiker berbentuk bulat dengan hiasan yang lucu dan menggemaskan. Di bagian atas tuliskan ‘Om dan tante maaf ya’, lalu di bagian bawah tuliskan ‘Biar (nama anak) tetap sehat dan terhindar dari campak, jangan cium-cium dulu ya!’”
Contoh Prompt 3
“Tolong buatkan stiker lucu untuk bayi. Di bagian atas tuliskan ‘Selamat Lebaran om dan tante’. Di bagian bawah tuliskan ‘(nama anak) minta maaf ya, tolong jangan cium aku dulu supaya tetap sehat dan terhindar dari campak.’ Berikan aksen yang menggemaskan dan cocok untuk bayi atau balita.”
Stiker ini dibuat sebagai pengingat secara halus kepada orang lain agar tidak langsung mencium bayi. Pasalnya, bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang, sehingga lebih rentan tertular berbagai penyakit, termasuk campak.
Dengan adanya stiker tersebut, orang tua berharap orang lain bisa lebih memahami kondisi bayi dan tetap menjaga jarak tanpa merasa tersinggung.
Selain itu, penggunaan stiker juga menjadi cara kreatif untuk menyampaikan pesan kesehatan dengan tampilan yang tetap lucu dan ramah.
