Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dari Mini Soccer hingga Gerakan Makan Telur, Cara Warga Tanjungsari Regency Blitar Rayakan HUT RI

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

24 - Aug - 2026, 14:50

Placeholder
Warga Perumahan Tanjungsari Regency, Kabupaten Blitar, berfoto bersama seusai mengikuti rangkaian perlombaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (23/8/2026). Perayaan kemerdekaan diisi berbagai kegiatan, mulai mini soccer hingga gerakan konsumsi telur untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap gizi keluarga.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES – Semangat kemerdekaan tumbuh dari lingkungan terkecil. Di Perumahan Tanjungsari Regency, Kabupaten Blitar, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pola hidup sehat.

Warga menggelar beragam perlombaan yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di parkiran utara Perumahan Tanjungsari Regency itu berlangsung meriah sejak warga berkumpul mengikuti rangkaian pertandingan dan permainan khas Agustusan.

Baca Juga : Pesta 17-an di Graha Agung Merjosari, Jadi Ajang Anak Rantau Pererat Kebersamaan

Mini soccer menjadi salah satu kegiatan yang menyedot perhatian. Pertandingan ini melibatkan anak-anak usia SD hingga SMA. Sementara bapak-bapak dan ibu-ibu ambil bagian dalam voli ceria. Kompetisi dikemas santai sehingga bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi sarana interaksi antarwarga.

Ketua RT 06/RW 03 Perumahan Tanjungsari Regency, Wisnu Yuliarto, mengatakan perayaan kemerdekaan sengaja dirancang agar bisa melibatkan sebanyak mungkin kelompok usia. Momentum Agustusan, menurut dia, menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial di lingkungan perumahan.

“Harapannya kegiatan ini bisa membuat warga semakin kompak, guyub dan saling mengenal. Tidak hanya anak-anak, tetapi bapak-bapak dan ibu-ibu juga ikut terlibat dalam berbagai kegiatan,” ujar Wisnu.

Selain olahraga, panitia menyiapkan aneka perlombaan sesuai kelompok usia. Anak-anak PAUD mengikuti lomba memasukkan pensil ke dalam botol serta mengisi air ke dalam botol.

Untuk kelompok SD dan SMP, permainan dibuat lebih beragam. Mulai lomba mengambil karet dalam tepung menggunakan sedotan, mencari uang dalam tepung, mengisi air galon menggunakan cup dengan kaki, hingga estafet gelas menggunakan sedotan. Adapun kelompok ibu-ibu mengikuti lomba kereta balon dan pindah air berputar secara berkelompok.

Rangkaian permainan itu menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh keakraban. Anak-anak, orang tua, dan warga lainnya berbaur dalam satu ruang perayaan. Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari nilai kemerdekaan pun diterjemahkan dalam kegiatan sederhana di tingkat lingkungan.

“Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi kebersamaan dan kegembiraan warga,” kata Wisnu.

Dari Perayaan Kemerdekaan ke Kesadaran Gizi

Tanungsari

Ada pesan lain yang disisipkan dalam perayaan tahun ini. Sebelum perlombaan dimulai, warga diajak membangun kebiasaan mengonsumsi telur sebagai salah satu sumber protein. Warga didorong untuk membiasakan konsumsi dua butir telur setiap hari sebagai bagian dari pola makan bergizi.

Tokoh Perumahan Tanjungsari Regency yang akrab disapa Bang Jack mengatakan ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya sederhana meningkatkan perhatian keluarga terhadap asupan makanan bergizi.

“Semoga warga semakin sadar pentingnya makanan bergizi. Telur mudah didapat dan bisa menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga. Harapannya kebiasaan makan telur ini bisa diterapkan setiap hari,” kata Bang Jack.

Baca Juga : Live Cooking di Graha Bangunan Blitar, ARTUGO Kenalkan Kompor Art-Stone Bergaransi Seumur Hidup

Menurut dia, pesan mengenai konsumsi makanan bergizi semestinya tidak berhenti setelah rangkaian peringatan kemerdekaan berakhir. Kebiasaan baik justru diharapkan tumbuh dari keluarga dan kemudian menjadi budaya bersama di lingkungan tempat tinggal.

“Semoga kebiasaan baik ini terus berjalan, bukan hanya saat perayaan HUT RI,” pungkas Bang Jack.

Perayaan HUT RI ke-81 di Tanjungsari Regency tak sekadar menghadirkan perlombaan. Momentum kemerdekaan juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian warga terhadap pola hidup sehat.


Topik

Peristiwa tanjungsari regency kabupaten blitar wisnu yuliarto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa