Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Hujan Meteor Perseid 13-14 Agustus 2026, Jam Berapa Bisa Dilihat dari Indonesia?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

13 - Aug - 2026, 08:04

Placeholder
Ilustrasi hujan meteor Perseid. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Hujan meteor Perseid mencapai aktivitas maksimumnya pada 13 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia masih punya kesempatan untuk menyaksikan fenomena langit ini hingga malam 13 Agustus dan dini hari 14 Agustus.

Perseid merupakan salah satu hujan meteor tahunan yang paling dikenal. International Meteor Organization (IMO) mencatat Perseid aktif mulai 17 Juli hingga 24 Agustus 2026, dengan puncak aktivitas pada 13 Agustus.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Kamis Pahing 13 Agustus 2026: Hari Baik untuk Bertani

Artinya, meteor tidak hanya muncul pada satu malam. Setelah melewati puncak, aktivitas Perseid masih berlangsung, meski jumlah meteor yang terlihat cenderung menurun.

Jam Berapa Hujan Meteor Perseid Bisa Dilihat?

Berdasarkan informasi BRIN yang menjadi acuan pengamatan dari Indonesia, waktu terbaik untuk melihat Perseid adalah setelah tengah malam hingga menjelang Matahari terbit.

Untuk wilayah Waktu Indonesia Barat (WIB), pengamatan dapat dilakukan sekitar 00.00-04.00 WIB.

Sementara masyarakat di wilayah WITA dapat mengamati sekitar 01.00-05.00 WITA, sedangkan wilayah WIT sekitar 02.00-06.00 WIT.
Waktu tersebut dipilih karena langit sudah lebih gelap dan posisi rasi Perseus semakin mendukung pengamatan.

Jadi, bagi masyarakat yang tidak sempat melihat Perseid pada dini hari 13 Agustus, malam 13 Agustus hingga dini hari 14 Agustus masih bisa menjadi kesempatan untuk berburu meteor. Namun, aktivitasnya tidak lagi berada tepat pada titik maksimum.

Prediksi astronomi juga menunjukkan 14 Agustus masih berpotensi menjadi malam pengamatan yang baik. EarthSky mencatat puncak Perseid diprediksi terjadi pada 13 Agustus, sementara 14 Agustus masih termasuk waktu yang layak untuk mengamati hujan meteor tersebut.

Perseid 2026 Bertepatan dengan Bulan Baru

Salah satu hal yang membuat pengamatan Perseid tahun ini menarik adalah kondisi Bulan.
Kalender IMO mencatat Bulan Baru terjadi pada 12 Agustus 2026, berdekatan dengan puncak Perseid pada 13 Agustus. Kondisi ini membuat cahaya Bulan relatif tidak mengganggu langit malam.

Langit yang lebih gelap tentu menjadi keuntungan bagi pengamat karena meteor yang cahayanya lebih redup akan lebih mudah terlihat.

Namun, kondisi Bulan bukan satu-satunya faktor. Cuaca, awan, polusi cahaya, kondisi atmosfer, lokasi pengamatan, hingga luas pandangan ke langit tetap menentukan berapa banyak meteor yang dapat terlihat.

Berapa Banyak Meteor yang Bisa Dilihat?

Pada kondisi langit yang ideal, hujan meteor Perseid dapat menghasilkan banyak meteor dalam satu malam. NASA menyebut Perseid sebagai salah satu hujan meteor paling produktif, dengan sekitar 50-100 meteor per jam pada kondisi pengamatan yang baik.

Angka tersebut merupakan perkiraan dalam kondisi ideal. Pengamat di kawasan perkotaan kemungkinan akan melihat jauh lebih sedikit karena cahaya lampu membuat meteor yang redup sulit terlihat.

Karena itu, lokasi yang jauh dari sumber cahaya menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan pengalaman pengamatan yang lebih baik.

Kenapa Terjadi Hujan Meteor Perseid?

Perseid terjadi ketika Bumi melintasi jalur debu dan material yang ditinggalkan Komet 109P/Swift-Tuttle.

Partikel-partikel kecil tersebut kemudian masuk ke atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi. Ketika berinteraksi dengan atmosfer, partikel memanas dan menghasilkan kilatan cahaya yang terlihat dari Bumi sebagai meteor.

Baca Juga : Rumah Menghadap Utara? Ini 4 Tips Fengsui agar Energi Positif Mengalir dan Bawa Hoki

Karena orbit Bumi kembali melewati jalur material komet tersebut setiap tahun, Perseid menjadi hujan meteor tahunan yang periode kemunculannya dapat diprediksi.

"Setiap tahun, Bumi berpapasan dengan sisa debu komet sehingga terjadi fenomena hujan meteor yang memiliki arah dan waktu kemunculan yang tetap setiap tahun. Hujan meteor Perseid tergolong hujan meteor yang kuat sehingga menarik minat para penggemar astronomi," kata Prof Thomas Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN.

NASA juga menjelaskan Perseid dikenal dengan meteor yang cepat dan terang, bahkan beberapa di antaranya dapat meninggalkan jejak cahaya di langit.

Cara Menyaksikan

Untuk menyaksikan Perseid, masyarakat tidak perlu menggunakan teleskop ataupun binokular.

Pengamatan dengan mata telanjang justru lebih disarankan karena meteor dapat muncul di berbagai bagian langit. Alat optik dengan bidang pandang sempit berpotensi membuat pengamat melewatkan meteor yang melintas di luar bidang pandang.

Yang lebih penting adalah memilih tempat dengan langit gelap dan pandangan luas.

Sebaiknya hindari kawasan dengan banyak lampu, seperti pusat kota, dan pilih lokasi yang pandangan langitnya tidak terhalang gedung maupun pepohonan.

Sebelum mulai mengamati, mata juga perlu beradaptasi dengan kondisi gelap. Berikan waktu sekitar 20-30 menit agar mata terbiasa melihat dalam kondisi minim cahaya.

Pengamat juga disarankan memastikan pandangan ke arah timur laut terbuka karena wilayah langit tersebut berkaitan dengan posisi rasi Perseus yang menjadi titik asal tampak meteor Perseid.

Jadi, Masih Bisa Lihat Perseid pada 14 Agustus?

Malam 13 Agustus hingga dini hari 14 Agustus masih berada dalam periode aktivitas Perseid. Hanya saja, puncak aktivitasnya terjadi pada 13 Agustus, sehingga jumlah meteor yang terlihat pada 14 Agustus berpotensi lebih rendah dibandingkan saat malam puncak.

IMO mencatat Perseid masih aktif hingga 24 Agustus 2026. Dengan demikian, masyarakat yang melewatkan malam puncak masih mempunyai peluang menyaksikan meteor Perseid pada beberapa malam berikutnya, selama kondisi langit mendukung.

Untuk mendapatkan peluang terbaik, pengamatan sebaiknya dilakukan setelah tengah malam sampai menjelang pagi, dari tempat yang gelap dan memiliki pandangan luas ke langit. Semoga informasi ini membantu ya. 


Topik

Peristiwa hujan meteor perseid brin kapan hujan meteor



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa