Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ratusan Karyawan PT Fuyuan Situbondo Minta Pemerintah Tidak Tutup Perusahaan

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : A Yahya

27 - Jun - 2026, 18:43

Placeholder
Sejumlah karyawan PT Fuyuan saat berfoto bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Jumat (26/6/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi PT Fuyuan Biologi Technology yang terletak di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, pada Jumat (26/6/2026). 

Di balik kunjungan terkait isu dugaan pencemaran laut, ada kegelisahan yang dirasakan ratusan karyawan perusahaan. Mereka berharap persoalan yang tengah ditangani pemerintah dapat segera diselesaikan tanpa mengorbankan keberlangsungan pekerjaan mereka.

Baca Juga : Medsos Jadi Sumber Berita Utama, Media Arus Utama Didesak Adaptasi Jurnalisme Multiplatform

Ahmad, salah seorang karyawan PT Fuyuan Biologi Technology, mengatakan kunjungan Bupati Situbondo bersama jajaran Direktorat Pengawasan Sumber Daya Perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP memberi harapan agar perusahaan tetap dapat beroperasi. "Harapannya ke depan karyawan tetap bekerja, perusahaan tetap buka seperti biasanya," ujar Ahmad, Sabtu (27/6/2026).

Sebab, kata Ahmad, jika perusahaan terancam tak beroperasi dianggap sangat mengganggu pendapatan dirinya dan keluarganya. "Semoga perusahaan tidak ditutup," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Febri, warga Banyuglugur, yang mengaku telah bekerja di perusahaan pengolahan rumput laut tersebut selama kurang lebih empat tahun. Selama itu, PT Fuyuan menjadi sumber penghasilan bagi dirinya dan keluarganya. "Kurang lebih empat tahun saya bekerja di sini," katanya.

Menurutnya, PT Fuyuan mempekerjakan ratusan karyawan yang sebagian besar merupakan warga Kabupaten Situbondo. Karena itu, operasional perusahaan memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat sekitar. "Setahu saya warga Situbondo semua. Harapannya tetap buka agar kami tetap bisa bekerja," ucapnya.

Keberlangsungan operasional perusahaan, lanjut Febri, bukan sekadar persoalan investasi, tetapi juga menyangkut nafkah ratusan keluarga yang bergantung pada aktivitas pabrik setiap hari.

Baca Juga : Viral Dugaan Kejanggalan Kerja Sama Agrinas-Militer di Kopdes, Pengurus Hanya Pajangan

Sebelumnya, KKP melakukan pengawasan di PT Fuyuan Biologi Technology menyusul dugaan pembuangan limbah melalui pipa yang bermuara ke laut. Tim dari KKP melakukan pemeriksaan lapangan, mengumpulkan data, serta mengambil sampel untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya kelautan.

Dari hasil inspeksi tersebut, perusahaan diminta melakukan pembenahan terhadap sejumlah sarana dan prasarana pengelolaan limbah dalam waktu 14 hari. Selama masa perbaikan, PT Fuyuan diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan setiap hari kepada KKP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo.

Bagi para karyawan, kebijakan pembinaan tersebut diharapkan menjadi jalan tengah yang mampu memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan tanpa menghilangkan mata pencaharian ratusan pekerja lokal yang selama ini menggantungkan hidup pada PT Fuyuan.


Topik

Peristiwa situbondo pt fuyuan yusufi rio wahyu prayogo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa