Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Dari Lempar Periuk hingga Parfum: Wajah Unik Perayaan Paskah di Berbagai Dunia

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

04 - Apr - 2026, 09:21

Placeholder
Warga saat melemparkan perabotan dari atas rumahnya. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Perayaan Paskah tak hanya identik dengan ibadah dan suasana khidmat. Di berbagai belahan dunia, momen kebangkitan Yesus Kristus justru dirayakan dengan cara-cara tak biasa, bahkan di luar nalar sebagian orang.

Dari jalanan yang dipenuhi pecahan periuk di Yunani hingga tradisi saling menyiram air di Eropa Timur, Paskah menjelma menjadi perayaan yang kaya warna budaya. Secara umum, Paskah dimaknai sebagai simbol harapan dan kehidupan baru, yang dirayakan umat Kristiani di seluruh dunia dengan tradisi yang berbeda-beda.

a

Di Florence, Italia, Paskah dirayakan dengan pesta kembang api yang disusun di atas gerobak tradisional. Dentuman dan warna-warni di langit menjadi simbol sukacita atas kebangkitan.

a

Sementara itu, suasana kontras justru terlihat di Pulau Corfu, Yunani. Warga setempat punya tradisi melemparkan perabot rumah tangga seperti periuk dan guci dari jendela ke jalanan.

Bukan tanpa alasan, aksi ekstrem ini dipercaya sebagai simbol membuang hal-hal lama dan menyambut kehidupan baru.

a

Di Finlandia dan Swedia, suasana Paskah malah menyerupai Halloween. Anak-anak berdandan seperti penyihir, berkeliling rumah, dan menukar lukisan atau sapaan dengan cokelat. Tradisi ini menjadi salah satu yang paling ditunggu karena menghadirkan kegembiraan bagi anak-anak.

a

Jika di Indonesia Paskah identik dengan misa dan keluarga, di Polandia dan Hungaria justru ada tradisi menyiram. Di Polandia, orang-orang saling menyiram air, bahkan hingga basah kuyup. Konon, mereka yang kena siram dipercaya akan segera menemukan jodoh.

t

Sedangkan di Hungaria, air diganti dengan parfum sebagai simbol penyucian dan kesuburan.  Mereka percaya ini bisa membersihkan dan meningkatkan kesuburan.

u

Perayaan tak kalah unik hadir di Prancis. Ribuan telur dimasak menjadi omelet raksasa yang bisa dinikmati bersama hingga seribu orang.

h

Di Luksemburg, laki-laki memberikan pretzel kepada perempuan yang disukai sebagai simbol cinta, tradisi sederhana namun sarat makna. Jika perasaan itu berbalas, perempuan akan memberikan telur saat Paskah sebagai tanda penerimaan.

Berbeda lagi di Bermuda. Di sini, warga menerbangkan layang-layang saat Jumat Agung. Layang-layang khas Bermuda biasanya dibuat dari kertas warna-warni dan rangka kayu, lalu diterbangkan bersama keluarga sebagai bagian dari perayaan komunitas. Tradisi ini biasanya dilakukan di tepi pantai, menghadirkan suasana damai sekaligus meriah.


Topik

Serba Serbi Paakah perayaan Paskah warna unik perayaan Paskah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Surabaya Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy