JATIMTIMES – Jagat maya di wilayah Malang dan sekitarnya dihebohkan dengan rekaman video amatir yang menunjukkan keributan antara seorang sopir truk dengan pengendara sepeda motor di jalur kawasan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Aksi perselisihan yang terjadi pada Minggu (8/2/2026) siang kemarin ini diduga dipicu oleh pelanggaran lalu lintas.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @info_malang, keributan bermula saat kondisi lalu lintas dari arah Ngantang menuju Batu mengalami kemacetan. Seorang yang diduga korban dalam video tersebut menceritakan kronologi versi dirinya.
Baca Juga : Pengakuan Korban Soal Dikeroyok 4 LC di Hiburan Malam Mojokerto
Menurut korban, truk tersebut mencoba mendahului antrean kendaraan dengan mengambil lajur kanan (ngeblong). Merasa ruang jalannya dari arah berlawanan (Batu – Kediri) terhimpit hingga ke bahu jalan, pengendara motor tersebut pun berhenti dan menegur sang sopir.
"Truk tersebut sempat injak gas waktu mendekati saya. Kemudian saya tegur sopirnya, tapi dia tidak terima dan turun sambil memaki serta memukul saya. Saya reflek memukul balik," tulis narasi korban dalam keterangan unggahan tersebut.
Ketegangan semakin memuncak saat sopir truk kembali ke kendaraannya untuk mengambil sebuah palu. Korban mengaku kepalanya mengalami luka sobek akibat hantaman benda tumpul tersebut hingga harus dilarikan ke klinik terdekat. Korban juga menunjukkan foto luka pada kepala belakang yang disensor, diduga akibat benda tumpul.
Menurut cerita korban, saat mencoba meminta pertanggungjawaban di tengah jalan, sopir truk tersebut dikabarkan tetap melaju meninggalkan lokasi. Dalam rekaman video yang beredar, tampak sejumlah warga dan pengendara lain berusaha melerai kedua belah pihak di tengah keramaian arus lalu lintas.
Menanggapi viralnya video keributan tersebut, Kapolsek Pujon Polres Batu, IPTU Sugihartono, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga : Dukung Program Gentengisasi Presiden Prabowo, Pemkab Magetan Hadapi Krisis Bahan Baku
"Kalau di Polsek Pujon kemarin sampai hari ini nihil orang laporan berkaitan kejadian di atas mas, coba saya tanyakan ke Polres," singkat IPTU Sugihartono saat dikonfirmasi Senin (9/2).
Sementara itu Polres Batu, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto sejauh ini belum memberikan konfirmasi terkait apakah laporan kasus penganiayaan atau keributan tersebut sudah masuk ke tingkat Polres atau masih dalam proses penyelidikan awal.
Meskipun identitas korban maupun sopir truk belum diketahui secara pasti, video ini telah memancing beragam reaksi dari netizen yang mengecam aksi "ngeblong" kendaraan besar serta tindakan kekerasan di jalan raya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih memantau perkembangan situasi di lapangan.
