Jatim Times Network Logo
01/02/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Anugerah Desa Terbaik Langkah Awal Menuju Digitalisasi

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

07 - Dec - 2022, 05:01

Flyer Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022.(Foto: Redaksi JatimTIMES).
Flyer Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022.(Foto: Redaksi JatimTIMES).

JATIMTIMES - Proses penjurian pada ajang Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022 berlangsung cukup ketat. Hal tersebut lantaran inovasi yang didaftarkan oleh pemerintah desa (pemdes) se-Kabupaten Malang pada ajang tersebut mencapai ratusan. 

Apalagi, menurut Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, Johan Dwijo Saputro, setidaknya ada dua inovasi dalam setiap desa di ajang tersebut. Bahkan menurutnya bisa lebih. 

Baca Juga : FEB Unisma Gelar International CEO TALK 'Leadership & Smart IT' Program International Inbound Mobility

Namun menurutnya, dari hal tersebut, hal yang tak kalah penting adalah yakni penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh desa di Kabupaten Malang sudah mulai terpetakan. Termasuk untuk memetakan kebutuhan yang mungkin akan disupport oleh Pemkab Malang. 

"Secara umum, banyak desa-desa itu punya lebih dari dua inovasi. Dan inovasi itu sesuai kebutuhan masyarakat. Dan secara umum, dari hasil penilaian itu, kita sudah bisa mulai mapping, kebutuhan TIK di desa," jelas Johan, Rabu (7/12/2022). 

Johan menegaskan, digelarnya ajang tersebut memang salah satunya dimaksudkan untuk memetakan kebutuhan TIK di desa-desa di Kabupaten Malang. Terutama untuk menuju digitalisasi desa, termasuk dalam rangka peningkatan pelayanan publik. 

"Ini untuk percepatan digitalisasi desa. Dengan ajang ini, akan membantu Pemkab Malang untuk mapping. Sebagai langkah awal langkah pemkab malang untuk merealisasikan desa digital. Sesuai dengan karakteristik, sesuai dengan potensi dan sumber daya di desa masing-masing," terang Johan.

Menurutnya, persaingan dalam ajang tersebut terbilang cukup ketat. Sebab ternyata, dirinya menilai, dari ratusan inovasi yang tercatat, hampir dapat disimpulkan bahwa desa-desa di Kabupaten Malang memang sudah berlomba-lomba untuk berinovasi dengan penerapan TIK. 

"Kita sebenarnya juga agak tercengang, ternyata desa-desa itu sudah mulai maju dan bergeliat TIK nya. Yang memang sebelum ajang ini digelar, memang kita masih sempat meraba-raba," jelas Johan. 

Baca Juga : Wisuda Periode V, 76,50 Persen Lulusan UIN Malang Raih Predikat Cumlaude 

Untuk itu, dengan telah mulai terpetakannya penerapan TIK di desa-desa, Johan menyebut bahwa beberapa kebutuhan juga mulai akan diinventarisir. Sehingga, diharapkan bisa mendukung inovasi yang sudah dilakukan di desa masing-masing. 

"Dengan adanya ajang ini kita bisa memantau dan menginventarisir bahwa TIK di desa Kabupaten Malang sudah sadar kebutuhan TIK, kita tinggal memoles dan memacu saja," pungkas Johan. 

Sebagai informasi, ajang yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang tersebut telah memasuki dalam tahap penilaian. 

Pihak-pihak yang terlibat dalam juri pada penilaian ajang tersebut berasal dari berbagai unsur. Dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Diskominfo. Selain itu juga dari akademisi dan medias massa yakni JatimTIMES.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya