Viral Anak SD Dipalak Saat Akan Naik Angkot di Malang, Polisi Turun Tangan | Surabaya TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Viral Anak SD Dipalak Saat Akan Naik Angkot di Malang, Polisi Turun Tangan

Sep 22, 2022 19:47
Pelaku pemalakan yang diminta polisi untuk membuat surat pernyataan (foto: tangkapan layar video)
Pelaku pemalakan yang diminta polisi untuk membuat surat pernyataan (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Viral seorang pria di Kota Malang diduga melakukan pemalakan kepada seorang pelajar yang masih duduk di sekolah dasar (SD). Peristiwa tersebut viral dibeberapa media sosial, mulai Facebook dan Instagram.

Pada media sosial Facebook, akun bernama Octa Amora mengunggah sebuah cerita di grup Facebook Komunitas Peduli Malang-Asli Malang.

Baca Juga : Fakta Video Viral, Jenazah Tak Ada yang Mengantarkan ke Makam kecuali Perangkat Desa

Pada postingan tersebut, pemilik akun menceritakan bahwa anaknya menjadi korban pemalakan seorang pria saat sedang menunggu angkutan kota (angkot) di pinggir Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Anak saya bercerita, saat mau mencari angkutan untuk pulang, dia dimintai uang. Anak saya menjawab, saat itu uangnya hanya tersisa sedikit dan itu untuk membayar angkutan. Dengan paksa uang itu diambil oleh si pemalak,” ujar pemilik akun Octa Amora dalam postingan yang diunggah pada Rabu (21/9/2022) lalu.

Karena peristiwa itu, Octa Amora mengaku bahwa anaknya saat ini mengalami trauma. Bahkan, saat ini anaknya trauma untuk naik angkot.

“Sekarang anak saya mengalami trauma. Pesan saya kepada orang tua yang lain, yang anaknya juga menggunakan transportasi umum untuk ke sekolah, agar lebih diperhatikan lagi. Mungkin ananda mengalami perlakuan tidak mengenakkan di luar sana, tetapi tidak berani cerita ke orang tua,” ungkapnya.

Mendengar ada yang viral di media sosial, Polsek Blimbing langsung turun ke lokasi untuk mencari pelaku pemalakan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsekta Blimbing Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengaku bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku pemalakan. Pelaku, sehari-hari bekerja sebagai makelar angkot.

“Jadi, pelakunya ini berinisial SS (55), warga Kecamatan Blimbing. Sehari-harinya, ia bekerja sebagai makelar angkot,” ujar Rizal, Kamis (22/9/2022).

Peristiwa yang viral di medsos tersebut dijelaskan Rizal terjadi pada Senin (19/9/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga : Sukses Kirab Budaya Bersama 7 Desa, Kades Tenggong: Kita Jadikan Icon Wisata Gunung Cemenung

“Saat itu, korban berinisial KAN (12) pelajar kelas 6 SD bersama temannya hendak pulang ke rumah dengan menaiki angkot. Korban dan temannya itu, mencegat angkot di bawah Fly Over Arjosari. Di saat akan menaiki angkot, tiba-tiba mereka dicegat oleh pelaku,” jelas Rizal.

Lanjut Rizal, saat itu pelaku meminta sejumlah uang kepada korban. Namun, ketika itu korban hanya membawa uang sebanyak Rp 4000.

“Namun, pelaku hanya mengambil uang milik korban sebesar Rp 2.000. Dan uang hasil perbuatannya tersebut, digunakan pelaku untuk minum kopi,” terang Rizal.

Usai menangkap pelaku, Rizal mengatakan bahwa pihaknya telah mempertemukan kedua belah pihak. Mereka antara lain, orang tua korban, korban dan pelaku.

“Di saat pertemuan, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan pemalakan tersebut. Dan para pihak sepakat, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan,” beber Rizal.

“Selanjutnya, kami meminta kepada pelaku untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut. Selain itu, kami juga meminta pelaku untuk wajib lapor dua kali seminggu ke Polsek Blimbing,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
video viral JATIMTIMES

Berita Lainnya