10/12/2022 Ibu Meninggal, Diduga Mahasiswa Baru UM Ingin Akhiri Hidup dari Atas Wall Climbing | Surabaya TIMES

Ibu Meninggal, Diduga Mahasiswa Baru UM Ingin Akhiri Hidup dari Atas Wall Climbing

Sep 21, 2022 06:35
Terlihat orang yang diduga maba UM Malang berada di atas wall climbing. (foto: istimewa)
Terlihat orang yang diduga maba UM Malang berada di atas wall climbing. (foto: istimewa)

Pewarta: Hendra Saputra | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Seorang pria diduga mahasiswa baru Universitas Negeri Malang  (maba UM) melakukan percobaan bunuh diri di wall climbing kampus tersebut, Selasa (20/9/2022) malam. Peristiwa itu sempat membuat heboh warga dan pengguna Jalan Surabaya, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Aksi dugaan percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Adanya orang di atas eall climbing, yang terlihat langsung dari jalan raya, itu membuat kerumunan orang yang sedang menikmati kuliner pinggir jalan menjadi riuh.

Baca Juga : Rumah Sedekah NU Upayakan Pemenuhan BPJS Kesehatan Bagi Penderita Kanker Ganas di Tirtoyudo

Dari video yang beredar di sejumlah WhatsApp group (WAG) dan berhasil dilihat JatimTIMES, seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya memvideokan kondisi saat seorang pria yang diduga mahasiswa baru sedang berada di atas wall climbing UM. Di situ juga diperlihatkan bagaimana situasi sekitar Jalan Surabaya.

Terlihat ada mobil sedan polisi dan ambulans yang terparkir di jalan. Juga banyak orang yang fokusnya saat itu mengarah kepada orang yang diduga akan melakukan percobaan bunuh diri. Namun, saat JatimTIMES mencoba mendatangi lokasi, kawasan tersebut sudah sepi.

Salah seorang saksi yang juga merupakan penjual bakso di sekitar Jalan Surabaya, Edi, membenarkan bahwa ada peristiwa orang yang diduga akan bunuh diri. Dia saat itu juga melihat ada orang di atas wall climbing.

“Kayaknya mahasiswa Mas, mau bunuh diri di atas situ (menunjuk wall clambing),” ujar Edi kepada JatimTIMES sembari membersihkan gerobak baksonya.

Kondisi Jalan Surabaya pasca heboh orang lakukan percobaan bunuh diri (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Saksi lain yang melihat kejadian tersebut, Hildan, menyebutkan bahwa korban yang hendak melakukan bunuh diri disebut sebagai maba UM Malang.

“Mahasiswa sana (menunjuk lokasi Universitas Negeri Malang), angkatan anyar (baru),” ungkap Hildan, penjual nasi kucing di Jalan Jombang. 

Hildan menceritakan, saat itu pihak kepolisian dan beberapa institusi lain datang serta mensterilkan lokasi. Polisi juga mulai membujuk korban percobaan bunuh diri untuk turun dari wall climbing.

Baca Juga : Kick Off Dies Natalis ke-61, Rektor Punya Mimpi UIN Malang Jadi Teladan di Semua Bidang

Diperkirakan Hildan, proses membujuk korban percobaan bunuh diri memakan waktu hampir satu jam. “Dijupuk munggah (diambil naik) sama polisi. Akhirnya mau turun,” imbuh Hildan.

Hildan mengatakan korban percobaan bunuh diri sekitar pukul 22.00 WIB berhasil dievakuasi dan dibawa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari apa yang didengar  Hildan, alasan korban melakukan percobaan bunuh diri karena orang tuanya meninggal dunia.  “Saya dengar dia (korban percobaan bunuh diri) ditinggal ibu'e sedo (ibunya meninggal dunia). Terus pas sudah turun, langsung dibawa polisi. Katanya direhab,” ungkap Hildan.

Judul berita Ibu Meninggal, Diduga Mahasiswa Baru UM Ingin Akhiri Hidup dari Atas Wall Climbing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Dugaan percobaan bunuh diri Wall climbing UM

Berita Lainnya