Korbankan Sepotong Roti Demi Tamu Rasulullah SAW, Ini Kisah Kemuliaan Sahabat Anshar | Surabaya TIMES

Korbankan Sepotong Roti Demi Tamu Rasulullah SAW, Ini Kisah Kemuliaan Sahabat Anshar

Dec 14, 2020 07:37
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Berbagai kisah inspiratif tentu banyak datang dari Rasulullah SAW dan para sahabat. Kisah-kisah itupun sepatutnya bisa menjadi contoh dan diambil hikmahnya untuk kehidupan muslim sehari-hari. Salah satunya adalah sebuah kisah yang mengajarkan umat muslim untuk saling berbagi dan berkorban dalam jalan Islam.

Kisah tersebut terjadi antara Rasulullah SAW dengan seorang sahabat Anshar dan tamu Rasulullah SAW. Ustadz Ahmad Sujai, Lc dalam sebuah kajian yang diunggah channel YouTube Kisah Islami menyampaikan, suatu ketika, Rasulullah SAW kedatangan seorang tamu. 

Baca Juga : Benarkah Rasulullah SAW Mengetahui Hal Gaib? Surat Ini Jadi Kuncinya

Rasulullah SAW kemudian bertanya kepada para istrinya, apakah ada makanan dan minuman untuk disuguhkan. Namun saat itu, sedang tidak ada makanan dan hanya ada minuman.

“Apakah ada makanan di antara kalian?” tanya Rasulullah SAW.

"Tidak ada wahai Rasulullah, yang ada hanya minuman saja," jawab istri Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW pun kembali bertanya kepada istri yang lain, dan para istri Rasulullah SAW menjawab hak yang sama. Jika saat itu tidak ada makanan yang bisa disuguhkan, melainkan hanyalah minuman.

Maka Rasulullah SAW pun menawarkan kepada para sahabat untuk bisa menjamu tamunya. “Wahai sahabat-sahabatku, siapakah diantara kalian yang mau menjamu tamuku?” tanya Rasulullah SAW.

Maka berdiri seorang pria sahabat Anshar dan berkata kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah SAW, aku siap menjamu tamu-tamu Rasulullah SAW.” Maka sahabat itupun membawa tamu Rasulullah SAW ke kediamannya. Setibanya di rumah, sang sahabat bertanya kepada istrinya.

“Wahai istriku, apakah ada makanan yang bisa disuguhkan untuk tamu Rasulullah SAW?”

"Kita tidak memiliki makanan yang cukup untuk seorang tamu wahai suamiku. Kita masih kekurangan, dan hanya ada sepotong roti saja," jawab sang istri.

Baca Juga : Terhindar dari Emosi, Begini Wasiat Rasulullah SAW

Sepotong roti itu sebenarnya disiapkan untuk sang anak yang masih bayi. Maka sang sahabat meminta agar istrinya menidurkan bayi mereka dan memberikan sepotong roti tersebut kepada tamu Rasulullah SAW. 

Ketika sedang menyuguhkan makanan pun, sang istri diminta untuk mematikan lampu. Sehingga tamu tersebut tak mengetahui jika hanya dia saja yang bisa makan sepotong roti tersebut.

Singkat cerita, sang tamu pun memakan jamuan yang disuguhkan sahabat Anshar tersebut. Sementara sang sahabat dan istrinya berpura-pura mengunyah sesuatu di hadapan tamu saat dalam kondisi lampu mati tersebut.  Setelah memakan jamuan itu, tamu tersebut kemudian berpamitan untuk melanjutkan perjalanan.

Keesokan harinya, sahabat tersebut beserta istrinya mengunjungi Rasulullah SAW dan menyampaikan jika mereka telah menjamu tamu Rasulullah SAW. 

Maka Rasulullah SAW berkata, “Wahai keluarga yang mulia, sesungguhnya Allah SWT sangat bangga terhadap kalian berdua. Terhadap apa yang kalian lakukan semalam, yang menjamu tamu Rasulullah SAW.”

Topik
Kisah Rasulullah SAW

Berita Lainnya