Artwork dari Ayuenstar dengan single kedua bertajuk Swagger. (Foto: Dok. Ayuenstar) 
Artwork dari Ayuenstar dengan single kedua bertajuk Swagger. (Foto: Dok. Ayuenstar) 

Ayuenstar kembali menggebrak dunia industri permusikan tanah air dengan meluncurkan single keduanya. Musisi jebolan ajang pencarian bakat yang dulunya memiliki nama panggung Ayu Idol ini baru saja merilis lagu berjudul "Swagger". 

Penyanyi dengan gaya pakaian dan hijab nyentrik ini memberikan sentuhan musik berbeda di lagu "Swagger". Nuansa Hip-Hop, RnB dan Reggae bercampur menjadi satu, menjadi sebuah racikan yang pas untuk memberikan energi positif di tengah pandemi Covid-19. 

Baca Juga : Film Dokumenter Shawn Mendes Bakal Tayang 23 November di Netflix

Ayu mengatakan, saat perilisan single tersebut, dia telah melepaskan nama Idol di belakang nama panggungnya. Pemilik nama asli Ayu Putrisundari ini memilih nama Ayuenstar sebagai nama panggung baru agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Soal lagu "Swagger", Ayuenstar menulis liriknya sendiri. Lagu itu baginya penuh makna karena ditulis berdasarkan pengalaman hidupnya selama ini. 

Artwork-dari-Ayuenstar-dengan-single-kedua-bertajuk-Swagger-Foto-Dok-Ayuenstarac96709134dd54f8.jpg

“Lagu ini lebih kayak perjalanan hidup aku sih. Di sini aku sedikit cerita tentang masa lalu aku yang dulu pernah jadi korban bullying (perundungan),” ungkapnya. 

Meski demikian, perundungan yang diterima tidak membuat Ayuenstar menyerah atau minder.

"Justru karena adanya kejadian itu, aku jadi pengen nunjukin ke mereka yang dulu lihat aku nothing tapi sekarang aku bisa jadi something," jelasnya dalam pers rilis yang diterima media online ini. 

Selain itu, Ayuenstar juga ingin bercerita bahwa sejak duduk di bangku sekolah hingga kuliah dia tidak banyak mempunyai teman. Pasalnya, setiap pulang sekolah atau kuliah, Ayuenstar memilih pulang daripada bermain. 

"Dulu setiap hari pas pulang sekolah atau kuliah, aku pasti langsung pegang keyboard dan nyanyi. Bener-bener aku banyak menghabiskan waktuku di depan keyboard dan menyanyi deh pokoknya," terangnya. 

Tentang lagu "Swagger" yang menceritakan perjalanan hidupnya dan juga sempat menjadi korban bully, Ayuenstar pun mengatakan bahwa dari segi lirik, dirinya ingin memberikan kekuatan kepada orang-orang agar dapat melakukan hal-hal yang positif. 

Baca Juga : President Party Indonesia Kolaborasi dengan Semut-Semut Merayap, Luncurkan East Java I

"Misalnya kayak aku kan berhijab, aku pengen nunjukin bahwa kita yang berhijab bisa kok buat karya apa aja. Bisa buat sesuatu atau jadi sesuatu untuk orang lain," imbuhnya. 

Artwork-dari-Ayuenstar-dengan-single-kedua-bertajuk-Swagger-Foto-Dok-Ayuenstar217430a2dbd0c4042.jpg

Lagu "Swagger" sendiri bisa dikatakan merupakan karya orisinil dari seorang Ayuenstar. Bagaimana tidak, Ayuenstar menulis seluruh lirik sendiri, membuat konsep besar lagu "Swagger" sendiri dan juga mengaransemen sendiri dengan dibantu oleh dua rekan musisi yakni Gunz dan Arsyih Idrak. 

Perempuan kelahiran 21 tahun yang lalu ini juga menjelaskan beberapa kendala proses penggarapan single "Swagger" ini yakni pada alur komunikasi dengan Arsyih Idrak yang berada di Manado. 

"Karena Kak Arsyih tinggal di Manado, jadi kita banyak revisi via WA (WhatsApp, red). Ada ide lagu langsung kita komunikasikan aja sih, terus kita saling kirim revisi materi lagunya lewat WA aja," katanya. 

Ayuenstar pun berharap agar karya-karyanya hingga ke depan dapat diterima oleh pendengar di seluruh Indonesia bahkan dari penikmat musik dari luar Indonesia dengan karakter dan gaya khas dari Ayuenstar. 

"Semoga juga bisa mewarnai musik Indonesia. Intinya aku berkarya karena aku tulus ingin berkarya, aku berkarya karena musik adalah passion aku dan aku berkarya untuk orang-orang yang sudah support aku," pungkasnya.