Rapat Pleno DPT Surabaya yang berlangsung hingga malam hari. (Foto: Dokumen JatimTIMES)
Rapat Pleno DPT Surabaya yang berlangsung hingga malam hari. (Foto: Dokumen JatimTIMES)

Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang digelar di KPU Surabaya pada Jumat (16/10/2020) berlangsung alot. Bahkan hingga 12 jam lamanya atau setengah hari masih juga belum selesai. 

Rapat sendiri dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 21.00 WIB. Sejak awal rapat, “banjir” interupsi datang dari para peserta rapat pleno.

Baca Juga : Tak Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Risma, Bawaslu Surabaya Dilaporkan ke DKPP

Salah satu interupsi muncul dari Muhammad Agil Akbar, Ketua Bawaslu Kota Surabaya. “Jangan tergesa-gesa. Ini rekapitulasi ini kan terbuka, ini menyangkut hak pilih yang resistensinya serius. Jadi selesaikan dulu salinan Berita Acara (BA) dulu,” katanya.

Dalam interupsinya, Agil mempersilahkan jika KPU Surabaya ingin berjalan sendiri dalam rekapitulasi ini. ”Substansinya ini rapat pleno terbuka, jangan memaksakan kehendak meneruskan pleno rekapitulasi sebelum BA di tingkat kelurahan kita terima. Kalau KPU mau berjalan sendiri ya monggo,” tegas Agil.

Selain soal banyaknya interupsi, standar penerapan protokol kesehatan juga disorot. Karena Ketua KPU Nur Syamsi dan juga beberapa komisioner yang duduk di bagian depan sering melepas masker mereka.

Selain dihadiri perwakilan paslon 1 dan paslon 2, pleno juga dihadiri PPK, Bawaslu, dan Panwascam. Sampai malam hari, pembacaan rekapitulasi DPSHP dan Penetapan DPT tingkat Kota Surabaya baru berjalan beberapa kecamatan saja.

Baca Juga : Rekrutmen Pengawas TPS Berakhir, Dua Kecamatan Sepi Peminat

Yang memicu lambatnya rekapitulasi data pemilih, diawali alotnya pembahasan di lima kecamatan. Yakni PPK Kecamatan Karangpilang, PPK Kecamatan Wonocolo, PPK Kecamatan Rungkut, PPK Kecamatan Semampir, dan PPK Kecamatan Tegalsari.

Sampai berita ini ditulis, hingga pukul 20.00 WIB, proses pembacaan rekapitulasi DPSHP dan Penetapan DPT tingkat Kota Surabaya masih terus berjalan. Pasalnya, dalam setiap sesi proses pembacaan rekapitulasi masih diwarnai interupsi dari bawaslu terkait sinkronisasi data, dan masukan saran perbaikan.