Upacara HUT ke-75 Jatim
Upacara HUT ke-75 Jatim

Pemprov Jatim telah berusia 75 tahun atau sepertiga abad pada 12 Oktober 2020. Berbagai tantangan dan rintangan muncul sejak awal tahun ini, khususnya adalah pandemi Covid-19 yang terjadi sejak pertengahan Maret.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sudah saatnya seluruh elemen masyarakat Jawa Timur saling memberi penguatan, serta bersinergi, dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Kalau sekarang, kita harus saling menguatkan, mensinergikan, persatuan dan kesatuan kita," katanya, Senin (12/10/2020).

Pandemi Covid-19 yang melanda, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga seluruh Dunia. Bukan hanya satu provinsi di Indonesia, tetapi seluruh provinsi. Sehingga dibutuhkan kebersamaan untuk mengatasi hal itu.

"Guyup rukun, itu yang harus kita jaga dari berbagai keberagaman, Kebhinekaan dan heterogenitas, dari masyarakat Jawa Timur," lanjutnya.

Menurut Khofifah, Jatim yang telah berusia 75 tahun, tidak bisa dilihat dari hanya sebuah area administratif. Namun lebih dari itu, berbagai perbedaan mulai dari agama, suku, dan budaya serta adat istiadat, ada di Jatim.

"Bahwa hari ini, berbagai informasi dan transformasi, itu bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja," imbuhnya.

Oleh karena itu, Khofifah mohon kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, agar tetap guyub rukun, menjaga Jawa Timur tetap kondusif, aman, tentram dan tenang.