Pencarian hari ketiga yang dilakukan polisi dan warga terhadap balita usia 5 tahun bernama Ahmad Yuda Bayu Kusuma yang hilang akhirnya membuahkan hasil. Namun, bocah piatu itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Sungai Parit Agung, Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki.
"Benar sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa," kata Kapolsek Besuki AKP Randy Irawan, Kamis (20/12) siang.
Kapolsek mengungkapkan, dalam pencarian, petugas dibantu warga berkonsentrasi di desa tempat tinggal Yuda dan menelusuri aliran sungai. "Anak ini hampir tiap hari sama kakeknya diajak ke sungai. Kakeknya suka mencari ikan dengan jebak (jaring)," ungkap Randy.
Seperti diketahui, Yuda yang tinggal bersama kakek dan neneknya di Dusun Kembangan, RT 04 RW 02 Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, menggegerkan warga sekitar. Yuda diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit pada pagi hari dan hingga malam hari belum juga kembali pada Selasa (18/12) lalu.
Dari keterangan yang dihimpun Tulungagung TIMES, Yuda mempunyai ayah bernama Agus (40) dan beralamat di Blitar. Agus telah lama pergi meninggalkan rumah. Sedangkan ibu Yuda yang bernama Rokayana telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Selama ini Yuda hanya tinggal bersama kakek dan neneknya. Kakek Yuda bernama Jari (62). Sedangkan neneknya yang bernama Paini sudah pikun.
Saat pergi, Yuda memakai pakaian koko warna krem, celana pendek. Rambutnya rapi baru dipotong. Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB, saudaranya yang bernama Takim baru mengetahui bahwa anak tersebut tidak berada di rumahnya.
Kini jenazah Yuda dibawa ke Rumah Sakit dr Iskak Tulungagung setelah dievakuasi dari tempat ditemukan. (*)
