Program Bunga Desaku di Kecamatan Tanggul, Jadi Tempat Curhat Cari Jodoh
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
A Yahya
28 - Jul - 2026, 04:17
JATIMTIMES - Program Bunga Desaku yang digelar di Kecamatan Tanggul pada Selasa 28 Juli 2026, khususnya saat di Balai Desa Selodakon, menjadi ajang curhat salah satu petani untuk mencari jodoh dan modal usaha.
Salah satu warga yang ikut pada pertemuan pelaku UMKM, Mlijo dan Petani ini, seorang pemuda menyampaikan uneg-unegnya pada sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Ibu Sartini.
Baca Juga : Blusukan hingga Dusun, Eko Yunanto Siap Kawal Aspirasi Perbaikan Jalan dan Pembangunan Sekolah
"Assalamualaikum Bu, saya ingin mengajukan modal, tapi ada kendala, dimana persyaratan pengajuan modal usaha, harus ada persetujuan istri, sedangkan saya belum punya istri Bu, bagaimana caranya agar pengajuan saya disetujui," ujar peserta pertemuan kelompok UMKM, Mlijo dan Petani di Balai Desa Selodakon.
Tidak hanya itu, pria yang mengaku menjalankan usaha pertanian dan UMKM tersebut menyatakan, kalau mungkin dari ratusan peserta yang hadir di program bunga desaku ini ada yang bersedia menjadi istrinya.
"Mungkin di sini ada perempuan yang bersedia menjadi istri saya, tidak apa-apa, saya selama ini bertani dan menekuni UMKM," ujarnya lagi yang langsung membuat kehebohan peserta bunga desaku.
Mendapat pertanyaan seperti ini, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan pun menyerahkan jawabannya kepada petugas dari Bank Jatim cabang Tanggul yang juga hadir pada acara tersebut. "Biar sudah ditangani dan diatasi secara adat saja sama petugas bank nya," ujar Sartini.
Sementara Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa program Mlijo Cinta akan terus dilanjutkan pada periode 2027, termasuk bantuan bunga pinjaman kepada pelaku UMKM.
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Kamis Pon 30 Juli 2026: Hari Baik tuk Menabung dan Investasi
"Program Mlijo Cinta akan kami lanjutkan, apakah bapak ibu setuju dan sepakat?, termasuk bantuan bunga pinjaman," tanya Bupati yang langsung dijawab kompak Setuju oleh warga yang hadir.
"Namun ada syaratnya, jangan nanti setelah dapat bantuan gerobak, dapat satu hari di posting di marketplace, jual rombong, warga Tanggul mana yang posting di FB jual rombong, gak ada ya, apa orangnya gak hadir?," tanya Bupati dengan nada sindiran guyonan.
Acara program Bunga Desaku di Desa Selodakon ini sendiri diikuti oleh ratusan warga dari 8 desa se Kecamatan Tanggul, meski hujan deras mengguyur lokasi acara, warga tetap semangat mengikuti acara hingga selesai. (*)
