Aksi Green Kurban, DPC PDIP Magetan Bagikan Daging Pakai Besek dan Daun Jati
Reporter
Basworowati Prasetyo Nugraheni
Editor
Dede Nana
28 - May - 2026, 11:01
JATIMTIMES – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar aksi sosial dalam rangka Hari Raya Idul Adha 2026 dengan menyembelih dan membagikan hewan kurban kepada pengurus, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Menariknya, dalam aksi pembagian daging kurban Magetan kali ini, DPC PDIP Magetan berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak menggunakan kantong plastik, melainkan memanfaatkan besek bambu dan daun jati.
Baca Juga : Salurkan Paket Daging ke Masyarakat, Kurban Jadi Media Pendidikan Karakter Siswa MTsN 1 Kota Malang
Ketua DPC PDIP Magetan, Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong sehingga kegiatan kurban ini dapat terlaksana dengan lancar.
"Terima kasih kepada Bapak/Ibu yang sudah bergotong royong dan para kawan-kawan pekerja. Idul Adha tahun ini, total ada 4 ekor sapi dan 15 ekor kambing yang kami kurbankan," ujar Diana Sasa PDIP saat ditemui di kantor DPC.
Diana Sasa merinci bahwa seluruh hewan kurban yang terkumpul merupakan hasil gotong royong dari berbagai lini partai. Dari total empat ekor sapi yang disembelih, dua ekor merupakan bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Sementara itu, dua ekor sapi lainnya berasal dari kontribusi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, yakni Rita Haryati dan Suyatno. Adapun 15 ekor kambing merupakan hasil gotong royong kolektif dari pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan, serta bantuan dari Kanang Budi Sulistyo.
"Untuk sapi kita sembelih di kantor DPC, sedangkan kambing-kambingnya kami distribusikan langsung agar disembelih di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) supaya manfaatnya lebih merata," jelasnya.
Aksi ini, lanjut Sasa, merupakan bentuk kepedulian partai berlambang banteng tersebut di tengah situasi ekonomi masyarakat yang masih menantang. "Kami mencoba menyisihkan sedikit rezeki untuk bisa berbagi kebahagiaan di hari raya ini bersama masyarakat," imbuhnya.
Demi menggaungkan gerakan green qurban, DPC PDIP Magetan menghindari kantong plastik sekali pakai. Aksi qurban pakai besek ini memadukan anyaman bambu tradisional dan bungkus daun jati yang ramah lingkungan.
Diana Sasa menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen partai untuk mengurangi sampah plastik yang kian mengkhawatirkan dan berpotensi merusak ekosistem di masa depan.
"Kami mencoba, meskipun belum bisa 100 persen, untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Kami pakai bungkus daun jati dan besek. Sampah plastik ini masalah yang saya percaya akan menjadi fenomena gunung es, suatu saat bisa meledak jika kita bingung bagaimana mereduksinya," tegasnya.
Baca Juga : MAN 2 Kota Malang Istikamah Berkurban, Salurkan 7 Sapi dan 28 Kambing Pada Iduladha 1447 Hijriah
Ia juga menambahkan bahwa gerakan memilah sampah harus dimulai dari lingkungan terkecil. Di internal DPC PDIP Magetan sendiri, pihaknya sudah mulai menerapkan komposting untuk sampah organik dan memilah sampah anorganik.
"Penyelesaian sampah itu harus mulai dari rumah. Kalau kita bisa menyelesaikannya dari rumah, tidak semua sampah akan menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA)," lanjutnya.
Selain berdampak baik bagi lingkungan, keputusan memilih qurban pakai besek ini juga membawa berkah tersendiri bagi para pengrajin lokal di Magetan.
"Kalau kita beli besek, khan yang mendapatkan keuntungan tentu para pembuat besek (UMKM) yang selama ini mungkin produknya jarang terserap pasar," pungkas Diana Sasa.
Aksi sosial Idul Adha yang digelar oleh DPC PDIP Magetan ini menjadi bukti bagaimana tradisi keagamaan dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya di Kabupaten Magetan.
