Grand Opening Gantangan Wijaya Kusuma Hadirkan Lomba Burung, Jadi Ajang Silaturahmi Kicau Mania

Reporter

Syafiuddin

Editor

Dede Nana

03 - May - 2026, 02:56

Suasana lomba burung berkicau dalam rangka Grand Opening Gantangan Wijaya Kusuma di Rest Area Sumbersekar, Dau, Kabupaten Malang, Minggu (3/5/2026), yang diikuti ratusan kicau mania dari berbagai daerah.

JATIMTIMES - Peresmian Gantangan Wijaya Kusuma di Rest Area Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (3/5/2026), berlangsung meriah. Momen pembukaan tersebut diisi dengan lomba burung berkicau yang langsung menyedot perhatian ratusan kicau mania dari berbagai daerah.

Ajang ini dikemas dalam kompetisi regional dengan memperebutkan Piala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, ketika para penghobi burung mulai memadati lokasi acara untuk mengikuti berbagai kelas yang dipertandingkan.

Baca Juga : Jadwal Puasa Sunnah Mei 2026 Lengkap: Ayyamul Bidh, Senin-Kamis hingga Arafah

Panitia menghadirkan sejumlah kategori lomba dengan variasi tiket dan hadiah yang berbeda. Di antaranya kelas dengan hadiah utama jutaan rupiah, disusul beberapa kelas lain yang menyesuaikan segmen peserta. Ragam jenis burung yang dilombakan pun cukup beragam, mulai dari murai batu, anis merah, cucak hijau, hingga kenari dan kacer.

Selain kelas umum, tersedia pula sesi khusus bagi komunitas burung tertentu. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri karena memberi ruang bagi para penghobi dengan minat spesifik untuk ikut berkompetisi sekaligus berinteraksi.

Ketua panitia, Bowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengakomodasi kebutuhan komunitas kicau mania.

“Kami ingin menghadirkan tempat yang layak bagi para penghobi burung untuk menyalurkan hobi sekaligus menguji kualitas burung mereka. Lokasi ini dipilih karena mudah dijangkau dan memiliki lingkungan yang mendukung,” ujarnya.

Sejak dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, perlombaan berlangsung dengan sistem penilaian yang mengedepankan transparansi dan sportivitas. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga luar provinsi.

Di luar aspek kompetisi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Kehadiran peserta dan pengunjung turut menggerakkan aktivitas ekonomi di area rest area, khususnya bagi pelaku usaha kecil.

Baca Juga : Ratusan Kicau Mania Antusias Perebutkan Piala Disparbud Kabupaten Malang di Gantangan Wijaya Kusuma Dau

Perwakilan pengelola Gantangan Wijaya Kusuma, Muslimin, menyebut bahwa ke depan lokasi ini akan terus dihidupkan sebagai pusat aktivitas komunitas.

“Setiap Minggu kami rencanakan ada kegiatan latihan bersama. Harapannya, tempat ini bisa menjadi titik kumpul bagi kicau mania sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis hobi,” jelasnya.

Salah satu peserta, Bagas, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam lomba tidak semata-mata untuk meraih kemenangan. “Bagi kami, ikut lomba seperti ini bukan hanya soal juara. Yang lebih penting adalah bisa berkumpul dan menjalin silaturahmi dengan sesama pecinta burung,” katanya.

Ia juga menilai penyelenggaraan acara berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi peserta. “Pelayanan panitia sudah bagus. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, karena sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan antar komunitas,” pungkasnya.