Operasional SPPG Tulusrejo 2 Malang Disetop Sementara usai Temuan Belatung di Menu MBG

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

10 - Mar - 2026, 05:25

SPPG Tulusrejo 2 yang dihentikan sementara. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulusrejo 2 di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, resmi dihentikan sementara. Penghentian ini dilakukan setelah muncul temuan belatung pada dua menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan penghentian operasional tersebut tertuang dalam surat suspend bernomor 822/D.TWS/03/2026 yang diterbitkan Deputi Pengawasan dan Pengendalian (Tauwas) Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga : Ikan Kotok Mak Sanati di Sukodadi Lamongan, Menu Buka Puasa Bikin Nagih

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Malang yang juga menjabat sekretaris daerah Kota Malang  Erik Setyo Santoso, membenarkan bahwa pemerintah daerah telah menerima surat penghentian operasional tersebut. Menurut Erik, langkah penghentian sementara ini merupakan tindak lanjut atas laporan adanya ketidaksesuaian pada menu makanan yang disediakan SPPG Tulusrejo 2 dalam program MBG.

“Surat suspend dari Deputi Tauwas BGN atas kejadian menonjol terkait menu SPPG Tulusrejo 2 sudah turun,” ujar Erik, Selasa (10/3/2026).

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa keputusan penghentian operasional didasarkan pada laporan kepala SPPG Kota Malang Lowokwaru Tulusrejo 2 tertanggal 9 Maret 2026. Laporan itu menyebut adanya temuan binatang pada menu makanan dalam program MBG.

Selain itu, keputusan tersebut mempertimbangkan arahan pimpinan BGN terkait kendala dalam proses distribusi makanan program Makan Bergizi Gratis.

Melalui surat tersebut, BGN menegaskan bahwa operasional SPPG Tulusrejo 2 untuk sementara dihentikan hingga proses evaluasi dan pembinaan selesai dilakukan.

“Sehubungan dengan adanya laporan terkait ketidaksesuaian menu makanan, yaitu ditemukannya belatung pada menu makanan, maka sebagai bentuk tindak lanjut dan untuk dilakukan evaluasi serta perbaikan dalam proses pengolahan serta penyajian makanan, SPPG Kota Malang Lowokwaru Tulusrejo 2 untuk sementara dihentikan operasionalnya,” demikian isi surat tersebut.

Penghentian operasional akan berlangsung hingga seluruh proses evaluasi, pembinaan, serta perbaikan terhadap sistem pengolahan dan penyajian makanan dinyatakan tuntas.

Baca Juga : Stok BBM di Kota Malang Aman, Kapolresta Imbau Warga Tak Panic Buying

Pemerintah juga menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat program MBG. “Penghentian ini dilakukan sampai proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai,” lanjut isi surat tersebut.

Dengan adanya keputusan ini, SPPG Tulusrejo 2 sementara tidak diperkenankan melanjutkan aktivitas distribusi makanan hingga seluruh  pembenahan selesai dan dinyatakan layak kembali beroperasi.

Sebelumnya, temuan belatung pada menu MBG sempat mencuat di dua hari berbeda. Kedua temuan tersebut berasal dari makanan yang disiapkan oleh SPPG Tulusrejo 2 Kota Malang.
Temuan pertama terjadi pada Rabu (3/6/2026) ketika belatung ditemukan pada menu puding stroberi. Belatung tersebut diketahui oleh sejumlah wali murid di sekolah dasar wilayah Tunjungsekar.

Selang sehari kemudian, Kamis (4/3/2026), temuan serupa kembali terjadi pada menu macaroni schotel. Namun pada kejadian kedua, hanya ditemukan satu belatung yang berada di luar makanan, tepatnya pada bagian kemasan.