Klarifikasi Persebaya Surabaya Usai Tiga Pemainnya Ganti Lirik "Song For Pride"

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

14 - Apr - 2023, 07:51

Tiga pemain Persebaya Surabaya yang minta maaf dan klarifikasi soal penggantian lirik Song for Pride (foto: @officialpersebaya)

JATIMTIMES - Persebaya Surabaya akhirnya angkat bicara soal viralnya aksi pemain yang mengganti lirik Song For Pride. Klarifikasi itu disampaikan usai Bonek mengancam akan kosongkan tribun jika tak ada tindakan tegas dari manajemen Persebaya Surabaya. 

Melalui Instagram resmi @officialpersebaya, manajer Yahya Alkatiri tampak sedang mengumpulkan seluruh pemain. Dia terlihat marah dengan para pemain atas aksi penggantian lirik dari suporternya itu. 

Baca Juga : Mengejutkan, Arya Saloka Pamit karena tidak Mau Ada di Zona Nyaman Terus

"Hari ini, memang sengaja saya kumpulkan di sini. Karena ini sudah sangat menyinggung perasaan klub. Klub yang kamu bela, sekarang sedang tersinggung," kata Yahya Alkatiri mengawali klarifikasinya. 

Yahya Alkatiri menjelaskan di depan para pemain Persebaya Surabaya bahwa lagu Song For Pride itu ditulis waktu zaman perjuangan. Termasuk logo yang di depan Sutos itu simbolnya klub.

"Siapapun yang mengubah itu, akan menjadi masalah klub. Aku nggak pernah marah, tapi kalau sudah nyenggol klub, aku yang nggak terima," terang Yahya Alkatiri. 

Dia juga meminta agar simbol-simbol klub tidak dibuat main-main. "Aku tahu mungkin kalian nggak sengaja bercanda, tapi kalau nyenggol simbol klub, ya, janganlah. Bercanda yang lain saja," tegasnya. 

Selain itu, Yahya Alkatiri juga menegaskan bahwa suporter adalah bagian dari klub. 

"Yang kedua, urusan suporter. Kita ada di klub besar. Suporter itu menjadi bagian dengan itu. Kalau mau kita juara itu ada lima hal yang harus besar, yakni pelatih, pemain, manajemen, suporter dan klub internal. Jadi ini harus bersatu. Siapa yang memulai? Ya kita harus mulai duluan," kata Yahya Alkatiri.

Usai Yahya Alkatiri memberikan klarifikasinya, lantas tiga pemain yang mengubah lirik Song for Pride, yakni Andre Oktaviansyah, Moch Supriadi, dan Andhika Ramadhani juga menyampaikan permintaan maaf. 

Ketiganya meminta maaf dan mengatakan bahwa tindakan yang merekan lakukan bukan disengaja. Melainkan memang karena mereka sedang bercanda.

Baca Juga : Dispora Banyuwangi Bagikan Reward untuk Atlet dan Ofisial Popda-Peparpeda Jatim

"Kami tidak memiliki niatan untuk mengganti lirik lagu Song For Pride," terang ketiganya.

Sebelumnya, viral video di media sosial yang menunjukkan momen saat pemain Persebaya Surabaya disambut kepulangannya, usai menang melawan Arema FC 1-0 di Jakarta. 

Saat para Bonek menyanyikan lagu Song For Pride dari luar bisa, namun dari dalam bus terdengar sahutan lirik lain yang bernarasi negatif. 

Seperti diunggah akun Instagram @surabayafans.27, beberapa pemain sempat mengatakan, "ku selalu mendukungmu tapi bohong", "lek menang doang", dan "lek menang ae kok cek rame ne".

Karena hal itulah, Bonek menuntut klarifikasi dari pihak manajemen Persebaya Surabaya. Bahkan, Bonek juga mengancam akan mengosongkan tribun jika Persebaya tidak ada klarifikasi dan tindakan tegas dari manajemen.

"Green Nord'27 akan mengosongkan tribun saat laga @persebayaupdate vs Dewa United bila pihak Persebaya tidak ada klarifikasi dan tindakan tegas atas kegaduhan anthem Song For Pride yang diplesetkan," ancam akun @Green_Nord27.